10 Destinasi Wisata Indah Di Kalimantan Timur

10 Destinasi Wisata Indah Di Kalimantan Timur

05/03/2021 Off By docmia

www.docmiami.org10 Destinasi Wisata Indah Di Kalimantan Timur. Inilah daftar tempat wisata menarik di Kalimantan Timur. Bila Anda ingin menghabiskan liburan bersama orang yang Anda cintai, Anda patut berkunjung ke destinasi wisata alam, bahari, dan buatan terbaru dan terpopuler.

Kalimantan adalah pulau yang kaya akan kekayaan, tetapi hanya sedikit yang diketahui tentang potensinya. Salah satu contohnya adalah industri pariwisata, sehingga tidak banyak turis dari dalam dan luar negeri yang berkunjung ke sini.

Oleh karena itu, sebelum Anda mengunjungi tempat-tempat menarik di Kalimantan Timur, sangat penting untuk mengulasnya terlebih dahulu. Yuk intip rekomendasi tempat wisata di Kalimantan Timur yang bisa kamu kunjungi selama liburan.

  1. Danau Jempang

Danau Jempang terletak di Kabupaten Kutai Barat. Danau tersebut merupakan yang terbesar dari 76 danau lainnya di kedua sisi Sungai Mahakam. Kedalaman danau mencapai 7-8 meter, dan berbagai tumbuhan dan hewan tumbuh di sekitar danau. Karena fenomena alamnya yang unik, objek wisata ini menjadi salah satu objek wisata masyarakat Kalimantan Timur. Setiap 5 tahun sekali, Danau Zhanbang akan mengering hingga tampak seperti gurun pasir. Benar-benar kering, tidak ada tetesan air. Tak heran jika banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang penasaran dengan fenomena alam danau ini dan melihatnya secara berkelompok.

Untuk mencapai telaga ini pengunjung dapat menggunakan perahu ukir, perahu tradisional dari masyarakat sekitar maupun speed boat. Di sepanjang danau, pengunjung akan melewati desa-desa di kiri kanan Sungai Mahakam, masing-masing desa menjaga kearifan lokalnya melalui pantulan rumah adat dan adat istiadat sehari-hari.

  1. Batu Dinding

Sebuah dinding karst dengan tinggi sekitar 125 meter dan panjangnya sekitar 150 meter. Sekarang menjadi tujuan tujuan terbaru para penjelajah alam. Dinding Samboja dinobatkan sebagai fenomena alam oleh warga sekitar, berlokasi di Ds Bukit Merdeka Samboja, Kab Kutai Kartanegara. Meski tidak terlalu terkenal, tebing berbatu ini sangat cocok dan cocok digunakan sebagai lokasi berfoto.

Destinasi wisata alam ini telah menjadi destinasi wisata petualangan yang tak terduga. Tebing tersebut ditemukan oleh sekelompok mahasiswa asal Bandung, Jawa Barat. Objek wisata ini ditemukan sekitar tahun 2015. Mereka, para siswa sedang menulis makalah tentang bebatuan. Saat melakukan penelitian, mereka menggunakan batu pasir Samboja sebagai objek observasi.

Foto-foto keindahan alam di sekitar lokasi pun pun ramai-ramai. Oleh karena itu, menarik banyak wisatawan untuk menyaksikan keindahan alam Kalimantan dengan mata kepala sendiri. Disebut batu tembok karena kondisinya yang sangat terjal, serta bebatuan di kiri dan kanannya seperti tembok. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa tempat wisata ini mirip dengan Tembok Cina di luar negeri.

Baca Juga: Destinasi wisata Anda di Madura pasti akan mengejutkan Anda

Secara umum kawasan tersebut terdiri dari puncak-puncak gunung yang berukuran kurang dari 5 meter. Ada beberapa batu yang menjulang setinggi sekitar 1 meter. Batu ramping berbentuk kuda kurus dikelilingi hutan lebat dari selatan ke utara. Permukaan batuan resor wisata ini masih sangat terjal. Apalagi bebatuannya masih alami dan belum ada perlindungan yang cukup.

Daya Tarik

Tentunya, meski harus berjalan jauh, Anda akan mendapatkan pahala dari keindahan yang ada. Batu Dinding dikelilingi oleh hutan lebat. Di kanan dan kiri gunung, terdapat ngarai yang sangat dalam. Dari puncak gunung bebatuan ini, Anda bisa menikmati pemandangan hutan yang indah di bawahnya. Saat berada di sana, warna hijau yang beterbangan tertiup angin akan langsung memanjakan mata.

Jika Anda hanya melihat tempat ini dari bidikan kamera. Tentunya kamu sudah bisa menebak kalau tempat ini sangat cocok untuk orang-orang yang menyukai keindahan dan tantangan. Dengan menyuguhkan pemandangan yang indah dan tenang serta rasa tegang. Batu tembok tidak bisa berupa bukit berbatu yang terbuat dari batu pasir dan batu keras, melainkan tersusun dan menjulang tinggi di tengah hutan. Hutan di sekitarnya masih sangat asri dan asri.

Sisi- sisinya langsung dibatasi oleh lembah yang terjal. Bagi masyarakat dekat, dikenal batu tembok ini sebab dari kejauhan wujudnya amat mendekati dengan tembok. Tidak banyak orang yang berkata kalau tempat darmawisata ini amat mendekati dengan Tembok Tiongkok. Dengan julukan semacam itu, bukanlah membingungkan. Sebab aku penasaran dengan julukan keberadaannya.

Bagian kiri serta kanannya sedang dikelilingi pepohonan yang menjulang besar. Pepohonan ini menghasilkan opini yang amat bagus di dasar angin sepoi- sepoi. Pastinya Kamu wajib berupaya menikmati pesona mentari keluar serta terbenam. Pesona yang terdapat menjadikannya energi raih yang membuat turis terpikat buat berupaya mendatangi tempat darmawisata alam di atas ketinggian itu.

Ketika Anda berada di urutan teratas, Anda pasti bisa menghargai keindahan sejati lukisan Allah SWT. Jika Anda datang bersama rombongan atau teman, Anda bisa mendirikan tenda di sana. Saat mengobrol dengan teman, Anda bisa menginap dan menunggu matahari terbit. Pada periode puncak ini menjadi daya tarik atau tempat yang menarik untuk menikmati momen indah matahari terbit dan terbenam.

  1. Taman Rekreasi Lembah Hijau

Taman Rekreasi Lumbashikao merupakan salah satu tempat wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Objek wisata ini merupakan gabungan antara wisata alam dan berbagai atraksi. Taman Rekreasi Lembah Hijau tidak kalah dengan banyak tempat wisata terkenal lainnya di Samarinda, dan juga banyak menarik perhatian wisatawan yang datang ke kota ini.

Taman hiburan Lembah Hijau terletak di sebelah Kebun Raya Samarinda Unmul. Jika Kebun Raya Unmul benar-benar bisa melihat berbagai jenis tumbuhan, maka Taman Rekreasi Lembah Hijau bisa melihat berbagai jenis replika tumbuhan. Bagi yang hobi memancing bisa memancing di tempat yang sejuk ini karena di tempat ini juga terdapat kolam pemancingan.

Fasilitas

Ada juga campsite tempat para turis biasanya berkemah di akhir pekan. Karenanya, tak heran jika objek wisata ini ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan atau hari libur lainnya. Anda tidak perlu repot membawa perlengkapan camping, karena ada tempat persewaan tenda dan perlengkapan lainnya.

Di kawasan wisata ini juga disediakan fasilitas pemberangkatan. Pengunjung juga bisa menikmati berbagai permainan, seperti jet ski, rubah dan berbagai wahana lainnya. Untuk wisatawan yang berkunjung bersama keluarga, tersedia taman bermain anak-anak.

Tempat ini juga menawarkan fasilitas lain, seperti pendopo yang bisa digunakan sebagai tempat berkumpul dan kafetaria yang menawarkan berbagai makanan dan minuman yang enak. Pastinya seru menikmati berbagai jenis tempat wisata di tempat yang hijau dan segar, bukan? Maka dari itu, saat berkunjung ke Samarinda, jangan lupa mampir ke Taman Rekreasi Lembah Hijau.

  1. Bukit Bingkirai

Mencakup area seluas sekitar 1.500 hektar, kawasan wisata ini memiliki pemandangan yang unik. Pohon-pohon yang tumbuh di hutan ini sebagian besar adalah pohon Bangkirai dengan tinggi 40 sampai 50 meter dan diameter 2,3 meter yang telah berumur lebih dari 150 tahun.

Inilah mengapa hutan ini dinamakan Gunung Bangkirai. Di dalam hutan bahkan dapat digunakan sebagai media pendidikan, bahkan menjadi objek penelitian ini, dimana terdapat banyak satwa liar. Bukit Bangkirai juga merupakan hutan lindung yang tujuannya untuk mengembangkan alam peninggalan hutan tropis basah.

Dibandingkan dengan pohon keras lainnya, tanaman Bangkirai terlihat unik karena tumbuh banir atau biasa disebut akar penopang pada akar pohonnya. Pagar yang besar dan kokoh membuat pohon Bangkirai terlihat asri.

Tempat

Bukit Bangkirai (Bukit Bangkirai) merupakan kawasan wisata alam yang dikelola oleh PT. Inhutani I unit I Balikpapan. Kawasan wisata ini terletak di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur.

Dari Kota Balakpapan (Kota Balakpapan), dibutuhkan waktu 1,5 jam untuk mencapai Gunung Bangjirai melalui perjalanan darat.

Rute

Untuk mencapai kawasan wisata Bukit Bangkirai, wisatawan perlu menempuh jarak kurang lebih 58 kilometer, dan perjalanan darat dari Kota Balikpapan memakan waktu kurang lebih 1,5 jam. Atau 150 kilometer dari Samarinda atau kota Tenggarong. Sedangkan jika Anda memulainya dari kawasan Samboja, jaraknya hanya 20 kilometer.

Jalan untuk perjalanan ini sudah cukup. Dari arah Balikpapan, belok kiri di KM 38 Jl. Jalur Soekarno Hatta sepanjang sekitar 7 kilometer.

Setelah sampai di kawasan wisata Bukit Bangkirai, pengunjung sudah bisa melihat gerbang masuk kawasan wisata Bukit Bangkirai. Meski jalan di area pintu masuk tempat wisata agak bergelombang, namun secara umum kondisi jalan sudah baik.

Untuk mencapai lokasi wisata ini pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat

  1. Goa Losan

Jika Anda berkunjung ke Kalimantan Timur, wisata goa menjadi pilihan yang berbeda. Karena biasanya kawasan tersebut menawarkan jutaan pesona dan tempat wisata bahari yang unik dan eksotis. Oleh karena itu, Gua Lausanne adalah jawaban bagi yang ingin Anda rasakan saat berwisata di Goa, sekaligus menjadi tempat yang istimewa bagi pelajar untuk mempelajari kisah peradaban Kalimantan Timur.

Gua Losan merupakan destinasi wisata unik yang hanya bisa ditemukan di Kalimantan Timur. Gua Luoshan memiliki arti “lubang tembus” dan merupakan terjemahan dari bahasa daerah. Gua ini terletak di poros Jalan Raya Kalimantan Timur-Kalimantan Selatan, di kabupaten Muara Komam.

Memasuki gua ini akan membuat orang merasa kaget, sama seperti Anda berada di bumi. Gua ini menyimpan jutaan harta berharga berupa permata batu alam, bentuknya unik, bahkan aneh dan mengejutkan.

Pengunjung bisa masuk ke dalam gua dan akan dipimpin oleh penjaga atau pejabat terlatih dari biro pariwisata setempat. Gua itu lebar dan berkelok-kelok. Ada juga yang unik di dalamnya, yaitu replika dari satu tempat ke tempat lain berupa fasad yang cukup lebar. Oleh karena itu, jika pengunjung ingin menjelajahi gua sepenuhnya, waktu yang dibutuhkan akan cukup untuk membuat orang merasa senang, yaitu 10 hari. Tiket masuk ke gua ini sangat murah, hanya Rp 5.000 per orang.

  1. Liang Mangkulangit

Liang Mangkulangit merupakan salah satu tempat wisata di Desa Muara Kuaro, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Pasay, Provinsi Kalimantan Timur. Jaraknya sekitar lima jam berkendara dari Kota Balikpapan.

Baca Juga: Destinasi Wisata Terhits Dan Populer Di Lampung Timur

Liang Mangkulangit berarti kenaikan Goa ke surga. Nama ini sangat cocok karena bentuknya yang menjorok seolah-olah mengangkat langit. Lang Mangkulangit (Lang Mangkulangit) adalah gunung berbatu, dinding dan atap Sungai Kandilo. Kecuali tembok yang indah dan tebing bebatuan yang tinggi, pesona alam kawasan tersebut masih alami dan asri. Termasuk keberadaan berbagai binatang dan deretan pepohonan besar. Beberapa bebatuan tertutup lumut hijau. Belum lagi suara tetesan air yang jatuh dari bebatuan. Semakin menambah daya tarik dan pesona daerah tersebut.

Akses

Jika Anda naik pesawat, kota terdekat ke daerah tersebut adalah melalui Balikpapan. Diperlukan waktu sekitar lima jam perjalanan dari Balikpapan ke Tanah Grogot, ibu kota Kabupaten Paser. Nah mulai dari Tanah Grogot bisa terus ke kawasan Muara Komam, lalu lanjutkan ke desa Lusan kurang lebih 5 kilometer, lalu turun di Jembatan Kandilau.

Di Jembatan Candilau, kemudian sewa perahu motor ke hulu sungai untuk berganti kendaraan. Seluruh proses memakan waktu sekitar sepuluh menit.

  1. Jantur Inar

Jantur di Kutai Barat adalah nama air terjun tersebut. Inar sendiri merupakan nama seorang wanita yang menjadi legenda atau “konon” air terjun.

Sikutai memang memiliki banyak jantur yang eksotis. Di antara sekian banyak jantur, jika Anda pergi ke Kutai Barat, Jantur Inar adalah tempat yang wajib dikunjungi. Rute ini masih sangat alami karena dikelilingi pepohonan dan dibanyaki lumut. Tingginya hingga mencapai 30 meter, sehingga bisa disebut tertinggi di kabupaten ini.

Letaknya di Desa Temula di Kecamatan Nyuatan. Jika anda berangkat dari Samarinda sebaiknya singgah di Jantur sebelum menuju ke Ibukota Sendawar / Melak, karena Jalan Nyuatan berada sebelum Sendawar.

  1. Pantai Melawai

Pantai Melawai adalah salah satu pantai paling terkenal di Balikpapan. Hampir semua orang di Balikpapan mengenal pantai ini. Lokasinya ada di pinggir jalan raya sehingga mudah ditemukan di pinggir Jalan Jenderal Sudirman di Balikpapan Kalimantan Timur.

Seperti kebanyakan pantai, Pantai Melawai bukanlah pantai yang besar dengan pasir yang panjang. Saat air pasang datang, pantai ini akan tenggelam, dan hanya bukit kecil yang mirip bukit yang bisa terlihat. Gundukan itu adalah batu. Masyarakat menyebut batu di tengah pantai sebagai Pulau Tukung atau Pulau Babi. Pulau ini dapat dengan mudah dicapai saat air surut. Namun, jika gelombang segera kembali, jika tidak, Anda mungkin terjebak di sana.

Di Pantai Melawai, Anda tidak akan bisa melakukan aktivitas yang biasa dilakukan di pantai, seperti berenang atau menyelam. Keindahan Pantai Melawai ada saat matahari terbenam. Sunset di Pantai Melawai merupakan sunset terbaik di Balikpapan. Saat matahari terbenam, pemandangan tidak terhalang, hanya perahu nelayan yang menurunkan titik jangkarnya.

Pantai Melawai merupakan tempat nongkrong bersama teman dan keluarga serta menikmati berbagai kuliner khas Balikpapan, karena di pantai ini banyak sekali pedagang yang menjajakan makanan di pinggir pantai. Pedagang menjual berbagai jenis makanan di pantai ini, mulai dari makanan ringan dan minuman hingga makanan yang sehat. Namun makanan khas yang wajib Anda coba adalah Pisang Gapit. Pisang gapit adalah pisang yang dimasak di atas wajan kemudian dituang ke dalam kuah gula merah yang manis.

  1. Pantai Beras Basah

Pantai Beras Basah terletak di Pulau Beras Basah di Kota Bontang, Kalimantan Timur, Indonesia. Lokasi tempat ini berada sekitar 220 kilometer dari kawasan perkotaan Balikpapan. Pantai Beras Basah memberikan panorama alam yang indah ditemani hamparan pasir putih yang panjang, serta kaki yang sangat empuk. Pemandangan deretan pepohonan selalu menghiasi pulau kecil ini.

Lautnya biru jernih. Tampaknya memikat siapa pun yang telah mengunjunginya untuk memanjakan diri di dalamnya. Memang di tempat ini pengunjung bisa berenang atau snorkeling menikmati keindahan bawah laut. Berbagai jenis ikan laut, terumbu karang, dan rumput laut dapat ditemukan di tempat ini.

Tak hanya itu, kawasannya sangat cocok untuk penyuka fotografi. Pemandangan sunrise dan sunset di tempat ini sangat menarik.

Kenyamanan

Tidak ada hotel atau restoran di tempat ini. Fasilitas di pulau ini terkesan masih ala kadarnya. Misalnya, paviliun, pengunjung, toilet, dan toilet semuanya gratis untuk digunakan. Jika ingin bermalam, Anda bisa menyewa tempat tinggal di pusat kota Bangtang. Jangan lupa bawa bekal makanan dan minuman saat berkunjung ke sini.

  1. Pulau Kakaban

Pulau Kakaban merupakan salah satu pulau unik yang ada di Kepulauan Derawan, Kec Derawan, Kab Berau, Prov Kalimantan Timur. Pulau ini merupakan pulau karang dengan laguna di tengahnya. Bentuk Pulau Kakaban sangat unik, karena mirip dengan Angka Sembilan, dengan sebuah telaga di tengahnya, sehingga pulau ini terlihat seperti sedang memeluk sebuah telaga. Oleh karena itu, pulau ini dinamai Pulau Kakaban oleh penduduk setempat. Bahasa Kakaban diambil dari bahasa suku Bajo yang artinya pelukan. Pulau Kakaban sudah terbentuk ribuan tahun yang lalu. Luas pulau ini kurang lebih 774,2 hektar. Luas total danau tengah sekitar 5 kilometer persegi, dikelilingi oleh dinding karang hingga 50 m.

Ketika Anda mengunjungi pulau kecil ini, Anda mungkin merasa sedikit kesulitan untuk menemukan lokasi menuju danau. Mengingat Pulau Kakaban dikelilingi oleh tebing yang cukup tinggi, Anda harus sedikit mendaki untuk mencapai danau tersebut. Daya tarik utama Pulau Kakaban adalah danaunya. Air di Danau Kakaban merupakan gabungan dari tiga jenis air yaitu air laut, air hujan dan air tanah. Uniknya, danau ini penuh dengan ubur-ubur. Di dunia ini hanya terdapat dua danau ubur-ubur, dan Danau Kakaban adalah salah satunya, merupakan danau ubur-ubur terbesar di dunia. Danau Kakaban juga memiliki spesies ubur-ubur terbanyak dan 4 jenis ubur-ubur yang berbeda. Jenis ubur-ubur tersebut antara lain alga merah Aurora, Tripedalia cystophora, Martigias papua dan Cassiopea ornata. Namun jenis ubur-ubur yang paling menarik adalah jenis ubur-ubur Cassiopea ornata, karena ubur-ubur ini dapat berenang terbalik sehingga berbeda dengan jenis lainnya.

Meski Danau Kakaban dipenuhi ribuan lautan, karena ikan laut di sini tidak memiliki sengat, danau tersebut tetap bisa menyelam dengan aman. Karenanya, Anda bisa menyelam dengan ribuan lautan di danau ini. Hanya dengan mengunjungi Pulau Kakaban Anda bisa mendapatkan pengalaman yang benar-benar unik. Selain itu, banyak spot diving di Pulau Kakaban yang penuh dengan keindahan terumbu karang dengan berbagai goa dan lorong. Akan menambah lebih banyak kesenangan pada pengalaman menyelam Anda. Oleh karena itu, ketika Anda berkunjung ke Berau, Kalimantan Timur, silakan sempatkan diri Anda untuk mengunjungi Pulau Kakaban.

Kakaban adalah pulau tak berpenghuni. Jika Anda berencana untuk bermalam, Anda dapat memesan akomodasi di Kepulauan Derawan yang banyak terdapat hotel dengan harga mulai dari Rp. 100.000 per malam.

Bagaimana menurut anda, kapan akan mengunjungi tempat wisata tersebut?